Apa Itu Dropship dan Reseller?

Dalam bisnis online, dikenal istilah dropshipper (orang yang melakukan dropship) dan reseller. Namun, apakah perbedaan antara keduanya? Mari kita bahas apa itu dropship dan reseller secara singkat.

perbedaan dropship dan reseller
Foto: Pixabay

Apa itu reseller?

Reseller adalah orang yang membeli barang untuk dijual kembali. Biasanya, mereka membeli barang dari distributor dalam jumlah banyak untuk mendapatkan harga yang lebih murah. Seorang reseller harus memiliki modal untuk membeli barang terlebih dahulu.

Masalah yang dihadapi oleh reseller biasanya adalah barang menumpuk di gudang dan juga harus mengemas barang. Namun, keuntungannya, mereka bisa mengetahui barang secara detail dan dapat menginformasikan sesegera mungkin kepada pembeli karena barang ada di tangan mereka.

Keuntungan menjadi reseller:

  • Dapat mengetahui stok barang
  • Dapat menawarkan barang secara langsung (offline) maupun secara online
  • Harga jual bisa lebih murah daripada dropshipper

Apa itu dropshipper?

Dropshipper adalah orang yang menyediakan barang tanpa memiliki barang tersebut di tangan mereka. Para dropshipper tidak perlu menangani stok barang, pengemasan, dan pengirimannya (shipping).

Masalah yang biasanya dihadapi dropshipper biasanya adalah tidak tahu stok barang. Terkadang, mereka juga tidak tahu kondisi barang secara mendetail. Selain itu, akan lebih susah jika menjual barang secara offline tanpa ada barang di tangan.

Keuntungan menjadi dropshipper:

  • Tidak perlu modal besar seperti reseller
  • Tidak perlu menyetok barang di gudang
  • Tidak perlu memikirkan pengemasan dan pengiriman barang

Nah itu tadi sedikit penjelasan tentang dropshipper dan reseller yang Netnesia adaptasi dari Akma.me. Sekarang, sudah tahu perbedaannya, kan?

Aeroinspect, Startup Indonesia yang Tembus Eropa

Ray Ozma, salah satu pendiri Aeroinspect sedang berdiskusi dengan pengunjung yang hadir dalam Web Summit
Ray Ozma, salah satu pendiri Aeroinspect sedang berdiskusi dengan pengunjung yang hadir dalam Web Summit

Oleh: Dewi Damayanti*

Aeroinspect, salah satu startup asal Indonesia yang berbasis di Kota Bandung, ikut berpartisipasi dalam konferensi teknologi terbesar di dunia, Web Summit 2015, yang diselenggarakan di Royal Dublin Society (RDS) di Dublin, Irlandia, Eropa pada tanggal 3 – 5 November 2015 kemarin. Startup di bidang drone ini diwakili dua co-foundernya, Rivaldy Varianto dan Ray Ozma.

Di acara tersebut, kedua pendiri diberikan kesempatan untuk memperkenalkan Aeroinspect kepada ribuan pengunjung, yang terdiri dari wirausahawan, investor, dan pembicara-pembicara yang mengisi Web Summit. Hal itu merupakan kesempatan yang besar untuk Aeroinspect memperkenalkan dirinya ke pasar internasional. Rivaldy mengatakan penggunaan drone untuk inspeksi dalam industri minyak dan gas memiliki banyak kelebihan, bukan hanya dari segi waktu dan biaya.

“Drone mampu terbang di bawah awan, dengan jarak terbang yang lebih rendah untuk mendapatkan hasil yang lebih jelas untuk tujuan pemetaan. Untuk inspeksi, kami juga mengurangi risiko kecelakaan pekerja. Drone terbang secara otomatis dan dikendalikan dari jauh, tidak akan ada pekerja yang memasuki lokasi aset saat inspeksi berlangsung.” Jelas Rivaldy.

Selama 3 hari ini, Aeroinspect mengenalkan inovasi terbarunya dalam pemanfaatan drone untuk mempermudah pengambilan data inspeksi dan pengawasan aset perusahaan minyak dan gas yang sulit dijangkau secara manual.

Web Summit sendiri merupakan salah satu konferensi teknologi terbesar yang mampu menghadirkan lebih dari 40.000 pengunjung dari seluruh penjuru dunia. Ditahun kelima ini, antusias masyarakat semakin meningkat. Sejak awal diselenggarakan, Web Summit telah berkembang cukup jauh. Bagaimana tidak, di tahun ini saja Web Summit berhasil menghadirkan para pembicara kelas dunia dari berbagai bidang. Google, Facebook, Zynga, Kaspersky Lab, Adobe, dan Oculus VR merupakan sebagian kecil perusahaan yang memeriahkan acara tersebut. Forbes menyebut Web Summit sebagai “The best technology conferences on the planet” dan CNN menyebut mereka “The hottest events in tech“.

“Acara tersebut benar-benar membludak. Disini setiap orang punya tujuan mereka masing-masing, begitu juga kami. Kami punya perspektif baru di industri minyak dan gas yang perlu diperkenalkan.” Ujar Rivaldy di gelaran Web Summit pada Selasa (3/11) lalu. Selain Aeroinspect, terdapat beberapa startup Indonesia lain yang hadir, seperti PicMix, Acara, Speak Messenger, dan Kulina.

Dewi Damayanti adalah Marketing Officer dari Aeroinspect

Notula: Aplikasi Notulensi Rapat yang Mengubah Suara Menjadi Teks

aplikasi notulensi rapat, transkrip suara ke teks, ubah suara ke teks otomatis

Mencatat notulensi rapat kadang merepotkan. Diperlukan fokus pendengaran yang tinggi, juga kecepatan mengetik/menulis yang mumpuni. Tak jarang, pencatat bisa ketinggalan menulis poin-poin penting yang diucap pembicara.

Namun, bagaimana jika yang membuat notulensi adalah mesin — aplikasi komputer atau handphone? Tentu, hal ini akan memudahkan kita.

Adalah PT. Bahasa Kita yang telah membuat aplikasi untuk memecahkan masalah ini. Perusahaan yang digawangi oleh Oskar Riandi, pakar teknologi bahasa, ini dapat membuat transkrip ucapan suara saat rapat menjadi tulisan secara sekejap.

Selain membuat aplikasi untuk notulensi rapat yang bernama Notula Rapat, mereka juga membuat aplikasi Notula Genggam dan Notula Jejaring untuk ponsel cerdas. Yang menarik, Notula jejaring bisa mengunggah suara kita menjadi status di jejaring sosial seperti Facebook atau Twitter.

Nah bagaimana, pembaca Netnesia tertarik mencoba?

Bagaimana Cara Mengeprint di Sisi Kertas yang Masih Kosong?

Punya kertas kosong di satu sisi? Mau mengeprint di sisi kertas yang masih kosong, tetapi bingung bagaimana cara meletakkan kertas agar hasil cetakannya pas? Berikut ini panduan bagaimana cara mengeprint di sisi kertas yang masih kosong yang Netnesia peroleh dari LifeHacker.

Perhatikan baik-baik simbol kertas berikut ini.

cara-mengeprint-kertas-di-bagian-sisi-yang-kosong
[Gambar: LifeHacker.com]

Pada gambar sebelah kiri, tampak garis-garis ada di bagian atas (menghadap ke kita). Sedangkan gambar di sebelah kanan, tampak garis-garis ada di bagian bawah (membelakangi kita).

Garis-garis tersebut adalah letak di mana printer akan mencetak hasilnya.

Jika printer para pembaca Netnesia memiliki ikon gambar seperti di sebelah kiri, maka hadapkan sisi yang kosong di atas. Namun, apabila ikon gambar pada printer seperti pada ikon sebelah kanan, maka letakkan sisi kertas yang kosong berada di bawah.

Mudah bukan?


Mungkin ada yang bertanya: di mana letak simbol/ikon tersebut? Biasanya, ikon tersebut terletak di tray/ tempat kita menaruh kertas di printer.

Pemkot Bandung Bikin Aplikasi Antrian Online Layanan Publik, Kini Tak Perlu Berdesakan Saat Mengantri

Tampilan kendali aplikasi QSmart [Foto: Facebook/Ridwan Kamil]
Tampilan kendali aplikasi QSmart [Foto: Facebook/Ridwan Kamil]

Pemkot Bandung sedang dalam tahap akhir persiapan sistem aplikasi antrian online QSmart atau Queue Smart (Antrian Cerdas).

Melalui aplikasi ini, masyarakat di Kota Bandung bisa mendaftar semua layanan antrian publik dari rumah masing-masing. Tidak perlu berjam-jam menunggu antrian. Persiapan aplikasi ini kemarin diumumkan lewat laman Facebook Walikota Bandung, Ridwan Kamil:

Pemkot Bandung sedang persiapan akhir, bahwa untuk semua pelayanan antrian pelayanan publik bisa daftar di rumah secara online dgn apps Qsmart, khususnya untuk rumah sakit, puskesmas dan layanan-layanan yang harus datang secara fisik lainnya.

Jadi warga Bandung gak usah nunggu lama berjam-jam untuk menunggu layanan, cukup daftar di malam sebelumnya. Tinggal datang di menit-menit yang sudah diskedulkan untuk si pengantri yang diingatkan via sms.

Semoga bermanfaat melawan waktu tunggu yang buang-buang waktu. Hatur nuhun.

Semoga aplikasi ini dapat memudahkan masyarakat Bandung, dan juga dapat disusul penggunaannya di daerah lain.

Project Loon: Proyek Balon Internet Google untuk Daerah Tertinggal

Proyek balon internet Google: Project Loon [Foto: Jon Shenk]
Proyek balon internet Google: Project Loon [Foto: Jon Shenk]

Project Loon adalah proyek Google yang menggunakan balon udara raksasa untuk memberikan akses internet pada daerah tertinggal. Google membuat proyek ini karena melihat dua per tiga penduduk dunia belum memiliki akses internet. Proyek Loon didesain untuk digunakan pada daerah tertinggal dan juga daerah yang terkena bencana.

Proyek ini dimulai pada tahun 2011 di bawah lembaga riset Google yang bernama Google X. Namun, proyek Loon baru secara resmi diumumkan pada tanggal 14 Juni 2013.

Balon udara buatan Google tersebut mengudara setinggi 20 km di atas permukaan laut (lapisan stratosfer). Sehingga, tidak akan mengganggu lalu-lintas pesawat udara yang biasanya terbang setinggi 10 km di atas permukaan laut.

Balon proyek Loon menggunakan algoritma software yang dapat menentukan ke arah mana mereka harus terbang. Balon tersebut dibuat sedemikian rupa sehingga dapat bertahan di lapisan stratosfer minimal 100 hari.

Material balon terbuat dari plastik polietilena dengan lebar mencapai 15 meter dan tinggi hingga 12 meter ketika mengembang. Balon ini dilengkapi parasut untuk berjaga-jaga jika tiba-tiba turun terlalu cepat.

Setiap balon dapat menyediakan koneksi internet ke area di bawahnya dengan diameter sepanjang 40 km menggunakan wireless LTE. Untuk menggunakan LTE, proyek Loon bekerjasama dengan operator selular yang ada di wilayah tersebut. Negara atau daerah yang telah menggunakan balon ini adalah New Zealand, Brazil, Vatican, Sri Langka, dan Indonesia. Di Indonesia, mereka bekerjasama dengan operator seluler Telkomsel, XL, dan Indosat.

Referensi: Wikipedia, Google, Wired.


Ensiklonesia adalah proyek dari Netnesia untuk membuat ensiklopedia singkat seputar teknologi berbahasa Indonesia. Ingin ikut serta menambah referensi seputar teknologi berbahasa Indonesia di dunia maya? Bergabunglah dan mari menulis bersama Netnesia. Klik di sini untuk memulai berkontribusi.

Resmi Sudah: Sekarang, Provokasi di Sosial Media Bisa Ditangkap Polisi

Kapolri  Jenderal Badrodin Haiti [Foto: terbitsport.com]
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti [Foto: terbitsport.com]

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor SE/6/X/2015 tentang Penanganan Ujaran Kebencian (Hate Speech). Surat edaran tersebut telah dikeluarkan di Jakarta pada 8 Oktober 2015 lalu.

“Betul. Sudah diteken dan sudah dikirim ke Polda-Polda untuk diteruskan sampai ke Polsek,” kata Kapolri seperti yang Netnesia kutip dari Kompas.

Dalam surat edaran tersebut, yang dimaksud dengan ujaran kebencian antara lain penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, memprovokasi, menghasut, menyebarkan berita bohong dan semua tindakan di atas memiliki tujuan atau bisa berdampak pada tindak diskriminasi, kekerasan, penghilangan nyawa, dan/atau konflik sosial.

Pada huruf (h) selanjutnya disebutkan bahwa “ujaran kebencian sebagaimana dimaksud di atas dapat dilakukan melalui berbagai media, antara lain:

1. Dalam orasi kegiatan kampanye,
2. Spanduk atau banner,
3. Jejaring media sosial,
4. Penyampaian pendapat di muka umum (demonstrasi),
5. Ceramah keagamaan,
6. Media massa cetak atau elektronik,
7. Pamflet.

Netnesia telah mengunggah file Surat Edaran (SE) Nomor SE/6/X/2015 tentang Penanganan Ujaran Kebencian (Hate Speech) tersebut di bawah ini.

Resmi sudah: sekarang, provokasi di sosial media bisa ditangkap polisi. Jadi di manapun pembaca berada, harap bijak dalam mengungkapkan kata-kata ya. Salah-salah bisa ditangkap polisi 🙂

5 Aplikasi Pomodoro Gratis untuk Meningkatkan Produktivitas

carlol.github.io
carlol.github.io

Teknik Pomodoro adalah sebuah metode manajemen waktu yang membagi waktu untuk fokus bekerja selama 25 menit, kemudian diselingi istirahat selama 5 menit. Waktu selama 25 menit kerja disebut 1 periode. Biasanya, setelah menyelesaikan 4 periode kerja, waktu istirahat ditambah menjadi 15 hingga 30 menit.

Pada artikel ini, akan dibahas secara singkat 5 aplikasi pomodoro gratis untuk Windows, Ubuntu, Android, dan iOS.

1. Scrum Pomodoro [Windows 8]

Bagi pengguna Windows 8, aplikasi Scrum Pomodoro ini dapat didownload secara gratis di website resmi Microsoft. Ukurannya downloadernya sekitar 7 MB. Cocok digunakan ketika ingin fokus mengerjakan tugas maupun pekerjaan rumah di depan layar komputer. [Download Scrum Pomodoro]

2. Pomodoro One [Mac]

Seperti aplikasi Mac pada umumnya, tampilan Pomodoro One ini sangat simple dan minimalis. Pada versi terbaru, terdapat fitur untuk istirahat panjang, pause, dan pilihan untuk tidak otomatis memulai periode berikutnya. [Download Pomodoro One]

3. Pomodoro Timer [Android]

Aplikasi ini memiliki tampilan yang minimalis dan sederhana. Namun, jangan lewatkan aplikasi yang satu ini, karena selain ringan, bisa diatur periode dan pemberitahuan/notifikasinya. [Download Pomodoro Timer]

4. TeamViz [Ubuntu, Windows, Mac, iOS, Android]

Menariknya, aplikasi pomodoro untuk Ubuntu yang bernama TeamViz ini memiliki fitur untuk pelaporan statistik kegiatan yang kita lakukan. [Download TeamVis]

5. Pomodoro Assistant [Windows Phone]

Aplikasi pomodoro gratis untuk Windows Phone ini memiliki pengaturan periode waktu pomodoro sesuai dengan keinginan kita. [Download Pomodoro Assistant]

Nah itu tadi 5 aplikasi pomodoro gratis untuk meningkatkan produktivitas pilihan Netnesia. Kamu punya aplikasi favorit untuk meningkatkan produktivitas? Yuk dibagi di kolom komentar.

YouTube Red: Cara Menonton YouTube Tanpa Iklan

Malas melihat tontonan YouTube diselingi iklan? Mau langsung nonton video tanpa klik skip, tanpa tutup iklan popup yang muncul berkali-kali?

Tanggal 28 Oktober 2015 atau hari rabu depan, YouTube akan meluncurkan fasilitas barunya, YouTube Red. Melalui cara tersebut, pengguna dapat menonton video di YouTube tanpa iklan, bisa menyimpan video untuk ditonton secara offline, juga bisa dimainkan dalam background.

“YouTube Red membuatmu menikmati video di YouTube tanpa iklan, juga bisa menyimpan video untuk ditonton secara offline di ponsel atau tablet dan memainkan video di backgound, semua [bisa dinikmati dengan harga] $9.99 perbulan,” tulis Matt Leske, Senior Product Manager YouTube dalam blog resminya.

Fasilitas YouTube Red ini baru bisa dinikmati di Amerika Serikat, tetapi Matt menginformasikan bahwa mereka akan segera menambah jumlah negara yang bisa mencicipi layanan ini.

Bagaimana, tertarik untuk berlangganan YouTube Red seharga 140 ribu rupiah per bulan?

Bentrokan Pengemudi Gojek dan Ojek Pangkalan di Bandung

Foto: go-jek.com
Foto: go-jek.com

Kamis (22/10) kemarin, terjadi 4 kali aksi kekerasan terhadap pengemudi Go-jek oleh oknum yang diduga pengemudi ojek pangkalan.

Untuk menyelesaikan konflik tersebut, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol akan mengajak pengurus ojek pangkalan dan Gojek untuk duduk bersama.

“Senin kami akan lakukan pertemuan dengan pengurus ojek pangkalan dan managemen Gojek di Polrestabes,” ujar Yoyol seperti yang Netnesia kutip dari Republika Online.

Sementara itu, Ketua paguyuban Angkutan Roda Dua Kota Bandung, Kukuh Rianto, mengatakan gesekan antara pengemudi ojek pangkalan dan Gojek harus segera dicari solusinya. “Saling menjaga etika intinya,” tegas Rianto.

Rianto berharap akan ada jalan keluar yang disepakati agar pergesekan antara kedua belah pihak tidak semakin berlarut. “Semoga menghasilkan kesepakatan,” katanya.

Lihat juga videonya dari ANTV/Re-play News berikut ini:

Harga & Spesifikasi Microsoft Surface Book

Foto: thurrott.com
Foto: thurrott.com

Review tentang laptop pertama besutan Microsoft –Microsoft Surface Book– telah beredar. Silahkan mengunjungi situs-situs berikut ini:

Review: Microsoft Surface Book [Wired]
Microsoft Surface Book is a computer to lust after [USA Today]
The highest-end Microsoft Surface Book is so, so expensive [TechRadar]
Microsoft Surface Book Review: So Good…. [Gizmodo]
Microsoft Surface Book review [The Verge]

Meski Microsoft menyebutnya laptop, layar dan keyboard dari Microsoft Surface Book dapat dilepas secara terpisah, sehingga dapat berfungsi seperti tablet. Selain itu, laptop ini juga disertai stylus untuk menulis di layar.


Video: The Verge

 

Microsoft Surface Book memiliki spesifikasi layar 13.5 inch dengan resolusi 3000×2000 (267 dpi). Harga Microsoft Surface Book adalah sekitar $1500 untuk versi yang menggunakan prosesor Intel Skylake Core i5. Jika ditambah dengan prosesor grafis Nvidia GeForce, harganya menjadi $1700, sedangkan jika memilih untuk menggunakan prosesor i7 dengan Nvidia GPU beserta penyompanan 1 TB, calon pembeli perlu merogoh kocek sebesar $3200 atau sekitar 44 juta rupiah [kurs 13.800].

Sudah siap untuk memborong?

Dipakai untuk Jual Beli di Indonesia, Facebook Segera Luncurkan Fitur Ini

Pihak Facebook tidak pernah mengira bahwa di Indonesia, situsnya digunakan sebagai tempat jual beli barang. Namun, demi meningkatkan kepuasan pengguna di Indonesia, mereka akan membuat proses jual beli menjadi lebih mudah.

“Ketika kami melihat perilaku seperti ini, hal tersebut memberikan sugesti kepada kami bahwa kami dapat melakukannya lebih baik,” ungkap Chris Cox, eksekutif bagian produk Facebook, seperti yang Netnesia kutip dari Business Insider.

Baru-baru ini, Facebook telah menguji coba fitur Canvas, yang dapat memudahkan pengguna perangkat mobile membeli sesuatu melalui Facebook. Hal ini dilakukan untuk menjawab perilaku pengguna Facebook yang memanfaatkan situs tersebut untuk mencari produk-produk.

Gambar: Facebook for Business
Gambar: Facebook for Business

Dalam fitur Canvas, pengguna lebih mudah memilih jenis barang seperti tipe maupun warna barang. Selain Canvas, Facebook juga akan segera meluncurkan fitur Shopping pada halaman Fanpage. Saat ini, fitur tersebut sedang diujicoba di Amerika Serikat.

Gambar: Facebook for Business
Gambar: Facebook for Business

Dengan pengguna aktif di Indonesia yang mencapai puluhan juta, nampaknya strategi Facebook membuat situsnya lebih mudah digunakan sebagai tempat jual beli bakal berbuah manis.

Akankah hal ini dapat membuat marketplace-marketplace yang ada di Indonesia ketar-ketir? Entahlah.

Perbedaan Kabel UTP dan STP [Disertai Gambar]

Ada beberapa jenis kabel yang beredar di pasaran. Di antaranya adalah kabel koaksial, UTP, STP, dan fiber optik. Pada artikel kali ini, akan dibahas mengenai perbedaan antara kabel UTP dan kabel STP plus gambarnya. Kabel UTP dan STP biasanya digunakan pada jaringan telepon maupun jaringan ethernet.

Jenis Kabel Kepanjangan Karakteristik Gambar
Kabel UTP Unshielded Twisted Pair – Kabel ini tidak memiliki pelindung (shield) pada bagian luarnya

– Dapat terkena interferensi atau gangguan dari luar (gangguan elektromagnetik)

– Harganya lebih murah dibanding STP

Foto: visualarm.com
Foto: visualarm.com
Kabel STP Shielded Twisted Pair – Kabel ini memiliki pelindung (shield) pada bagian luarnya

– Lebih susah terkena gangguan elektromagnetik karena telah terlindungi

– Harganya lebih mahal dibanding UTP

kabel-stp
Foto: sincables.com.ve

Nah itu tadi tabel perbedaan antara kabel STP dan kabel UTP. Secara ringkas, perbedaannya terletak pada ada tidaknya pelindung (shield) pada kabel. Pelindung tersebut dapat melindungi dari gangguan elektromagnetik. Pemilihan penggunaan keduanya biasanya dipengaruhi oleh harga kabel.

Referensi: Fungsi Kabel, EC Mag

Trailer & Tanggal Rilis Film Star Wars The Force Awakens

Setelah hari Minggu lalu poster film Star Wars The Force Awakens muncul di internet, kali ini muncul official trailer yang telah diunggah di YouTube.

Belum banyak cerita yang bisa digali dari trailer yang berdurasi selama 2 menit 35 detik tersebut. Namun, setidaknya kita tahu bahwa tanggal rilis film Star Wars The Force Awakens di bioskop-bioskop Amerika pada tanggal 18 Desember 2015. Kapankah film besutan sutradara J.J. Abrams tersebut akan masuk ke Indonesia? Kita tunggu perkembangannya lebih lanjut.